Sidebar ADS

PAK KETUM PBNU: JANGAN PAKSA UMMAT PERCAYA AJARAN KHUROFAH BAALAWI‼️

PAK KETUM PBNU: JANGAN PAKSA UMMAT PERCAYA AJARAN KHUROFAH BAALAWI

Ingat bijak itu harus bisa menempatkan, jika harus bersikap bijak kepada orang2 yg telah memperbudak pribumi,hanya karena imigran yaman,datang ke Indonesia,lalu jualan nasab dengan mengaku sebagai turunanya rosulullah saw,tanpa ada barang bukti sebuah catatan nasab dari berbagai naqobah internasional dunia,

sehingga masyarakat muslim yang awam,harus percaya,
dgn di takut2ti,kalau tidak percaya akan kwalat,tanpa melihat keilmuan agamanya bagaimana,sesuai tidak dgn pengamalanya bagaimana,sehingga masyarakat muslim yang awam hrs rela menjadi budaknya para imigran yaman,

👉🏽Lantas dimana letak kehormatan kita sebagai pribumi yang waras..??

Padahal jika mau berfikir logis, harusnya turunanya Rosulullah saw itu datangnya dari negara irak,sudah jelas disana tempatnya sultonul auliya assayyid asyekh Abdul Qadir Al jilani qoddasallahu sirohul a'ziz, yang sudah masyhur, Lalu kenapa para pemimpin NU khususnya PBNU memaksakan kita untuk percaya pada dongeng"2 khurofah Ba'alawi ..???

👉🏽 Ini adalah contoh dari beberapa Dongeng Khurofah dari Ba'alawi :

1.Pesawat Mundur karena terlambat datang ke bandara. 
2.Mi'roj 70 kali
3.Bolak-balik ke surga karena didunia sedang suntuk. 
4.Menghentikan Matahari yg diprotes oleh orang yg sedang puasa. 
5.Memadamkan api neraka. 
6.E'e jadi emas. 
7.Duduk dikursi emas sambil baca alqur'an didalam kubur. 
8.Menurunkan rantai emas dari langit. 
9.Anak-anaknya bisa terbang menembus langit-langit. 
10.Hujan susu
11.Dan lain-lain... 

Dalil dari semua itu kata ketum PBNU :
"Orang goblok gak usah nanya dalil, cukup husnudzon saja.. "

Selamat Datang di era kemunduran ilmu pengetahuan Nahdlatul Ulama...!!! 

Ternyata Gus Yahya lebih NUGL daripada Idrus Ramli... 

Nahdlatul Ulama - PBNU
Oleh : PERJUANGAN WALI SONGO 
web.facebook.com/qsantri.eu.org?apps.apple

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama
Sidebar ADS
Sidebar ADS
Sidebar ADS